You are currently viewing Apakah tato itu Haram?

Apakah tato itu Haram?

Tradisi lama Nabi Muhammad melarang tato. Oleh karena itu, jika kita mengacu pada tradisi ini, melakukan tato adalah Haram. Namun, ini juga bisa memiliki makna lain, mari kita temukan bersama dalam artikel ini, apakah tato itu Haram?

Apakah Tato Haram dalam Islam?

Jika kita mengacu pada hadis, yaitu tradisi lisan yang disampaikan oleh Nabi Muhammad, tato dilarang. Abu Juhayfah melaporkan bahwa: “Nabi mengutuk orang yang melakukan tato dan orang yang membuat tato”. Oleh karena itu, larangan ini sangat dihormati oleh umat Islam, terutama mereka yang konservatif. Namun, mereka yang lebih liberal seperti Sufi, misalnya, berpendapat bahwa larangan ini hanya berlaku untuk gambar berhala atau orang.

Di beberapa wilayah Muslim lain, tato adalah tradisi kuno. Misalnya, di Jazirah Arab, tidak jarang menemukan wanita yang sudah menikah membuat tato di dagu, dahi, sekitar mata, dll. Kemudian, tradisi ini menyebar ke berbagai wilayah. Kita juga melihat pria yang membuat tato dengan kaligrafi atau simbol yang terkait dengan agama mereka.

Tato dianggap berbeda oleh semua Muslim. Ada banyak Muslim yang memiliki tato dengan simbol-simbol alegoris agama mereka. Jika Anda ingin membuat tato, Anda harus berkonsultasi dengan seorang cendekiawan Islam atau ulama, untuk mengetahui apa yang Haram atau tidak.

Kenapa Tato Tidak Diperbolehkan?

Mengapa tato tidak diperbolehkan? Ada berbagai alasan seperti:

  • Tato mengubah ciptaan Allah yang Maha Tinggi. Memang, ciptaan langit dan bumi adalah milik Allah. Oleh karena itu, tidak seorang pun boleh mengubah, mengedit, menambahkan, atau menghapus apa pun pada tubuhnya. Selain itu, ciptaan Allah sempurna.
  • Syaitan menggunakan jalan ini untuk menjauhkan Manusia dari Allah dengan tujuan membuat mereka melakukan larangan ini. Seperti yang dikatakan oleh Iblis dalam Surat An Nisa, ayat 119:

“Sungguh, aku pasti akan menyesatkan mereka, aku akan memberi mereka harapan palsu, aku akan memerintahkan kepada mereka, dan mereka akan memotong telinga-telinga binatang, aku akan memerintahkan kepada mereka, dan mereka akan mengubah ciptaan Allah. Dan siapa yang menjadikan setan sebagai teman daripada Allah, maka dia pasti akan mengalami kerugian yang nyata”

Oleh karena itu, umat Islam harus menjauh dari dosa ini, serta pada masa kini, kita hidup dalam masyarakat yang didasarkan pada penampilan dan materialisme. Ini tidak hanya terbatas pada tato, namun juga mencakup: operasi plastik, ekstensi rambut, piercing yang juga Haram jika dilakukan pada bagian tubuh tertentu, dll.

Tinggalkan Balasan